Apalah arti sebuah nama…

http://www.stanford.edu

Barangkali beberapa dari pembaca mungkin pernah menonton film percintaan legendaris “Romeo dan Juliet“. Kisah yang diangkat dari romannya William Shakespeare. “Apalah arti sebuah nama…” tuang  pikiran Shakespeare dalam roman beliau tersebut. Konon kisah percintaan ini berlatar nama belakang atau nama keluarga yang mengakibatkan kedua insan yang dimabuk cinta tak dapat bersatu. Romeo bertanya kepada Juliet ” Apa sih arti nama Capullete?”, dan dari sini semua kisah dimulai.

Bagi yang pernah mengisi form, atau yang pernah keluar Indonesia. Nama keluarga atau “Family name” menjadi sangat penting. Sebagian besar orang Indonesia bahkan tidak memiliki nama keluarga atau nama mereka hanya terdiri dari satu kata. Sama halnya dengan nama ayah dan ibuku yang hanya satu suku kata.

Di Eropa atau orang barat secara keseluruhan sangat mudah mengenali asal nenek moyang meraka dari nama keluarga mereka. Saya sudah mengamati ini semenjak saya menyukai sepakbola di tahun 1996. Dari situ mengetahui bahwa setiap pemain sepakbola mengenakan nama keluarga mereka di punggungnya. Semua orang akan tahu bahwa dulu ada dua generasi Maldini di Italia. Paolo Maldini dan  Cesare Maldini. Benar, nama yang pertama disebut adalah anak dari nama yang kedua. Nama tersebut begitu besar artinya bagi Italia dan AC Milan. Sampai nomor punggung mereka tidak akan dipakai oleh pemain lain alias dipensiunkan dan menjadi sejarang dalam klub AC Milan.

Di negara seperti Jerman dan Inggris Raya. Nama belakang mengandung arti yang menyatakan asal usul nenek moyang mereka. Nama seperti Schweinsteiger (peternak babi), Schneider (tukang jahit) atau Smith (pandai besi). Dalam dunia perbisnisan Indonesia juga akan banyak menemukan mereka yang menyandang nama keluarga mereka dan diwariskan kepada anak-anak mereka. Lihat saja nama Sandiaga S Uno, Sampoerna atau Bakrie. Tentunya kita tahu dong siapa mereka?.

Untung saja sampai saat ini saya tidak pernah mengalami masalah dengan nama keluarga. Dari dulu sampai sekarang ketika ditanya ataupun mengisi form apapun. Saya tidak pernah ada keraguan dalam menuliskan nama belakang saya. Begitu juga adik-adik saya yang juga memiliki nama belakang sama seperti saya. Saya sungguh tidak pernah menyangka bahwa pencarian nama saya di Google sudah bisa ditebak dalam huruf kelima oleh Google. Benar, Google saya yakin adalah seorang perempuan. Dia mencoba menebak-nebak maksud saya sebelum saya menyelesaikan maksud saya yang sebenarnya.hehehehe..

Saya masih ingat dengan teman-teman Indonesia di Jerman yang hanya memiliki satu nama saja tanpa memiliki nama keluarga di belakangnya. Akhirnya, dibuatlah bahwa nama keluarga mereka adalah pengulangan nama depan mereka. Kadang hal ini juga membawa kebingungan di beberapa instansi ataupun dalam pengurusan surat-surat diluar Indonesia. Tapi tidak akan menjadi masalah yang terlalu besar kok.

Seperti dalam video Band Peterpan “Sebuah nama sebuah cerita“. Begitu pentingnyakah sebuah nama keluarga di belakang nama kita?. Boleh saja menjawab Iya atau Tidak. Tergantung kepada prinsip masing-masing. Yang jelas, Leland Standford, Bill Gates, Steve Jobs atau Mark Zuckerberg dan Sandiaga Uno telah menceritakan kepada dunia bahwa mereka telah dan sedang membuat cerita dan sejarah baru untuk anak cucu mereka. Kelak satu abad kemudian (kalau belum terjadi kiamat akhir 2012) semua orang akan mengingat bahwa mereka adalah orang-orang hebat dimasanya dari nama keluarga mereka.

Saya masih ingat, sekali dua kali diminta usul untuk memberikan nama sebuah anak. Ya sudah, saya bilang saja “Bagi saya nama itu cukup dua suku kata. Nama depan adalah nama panggilan, dan nama belakang adalah nama keluarga kamu. Buat saya mudahnya pengejaan dan arti dari sebuah nama juga sangat penting. Simple but meaningful. Kalau kamu ga punya nama keluarga, mungkin inilah masanya memikirkan nama keluarga untuk anakmu, agar nanti akan jelas silsilah keturunan kamu. Mungkin kamu tidak akan tahu bahwa suatu saat adalah masa bagi anakmu menjadi unggul dan berpikir mendahului generasinya yang akan membuatmu bangga menjadi bagian dari nama tersebut.

Teman saya balik menanya “Kalau lu bagaimana Bay?…”. Ga usah lu pikiran gue jek..gue udah ada nama keluarga kok dari dulu, tinggal gue warisi aja lagi. ..Nama keluarga gue udah Adam, tapi sepanjang pencarian kok ga ada ya yang nama belakangnya perempuan Hawa. Yang ada cuma nama anaknya si Nafsu alias Hawa Nafsu…hehehehe..

Ga enak juga kalau punya nama sama kayak penyanyi terkenal.Sometime people say that I am a brother of Brian Adams…hehehehe..Dont. take too serious jek.

Muelheim ad Ruhr..20.04.2012

BayuyangpusingdengantugaspemogramanMatLabPythonC++danFortrandalamsatusemester..

Bayu van Adam

http://about.me/bayuvanadam

4 thoughts on “Apalah arti sebuah nama…

  1. Wah van Adam emang mantap, ide cepat dituangkan didalam website, nama Keluarga sangat penting Bay, si Hawa elo tak usah khawatir karena dia sedang mengamati gerak gerikmu serta tingkah lakumu, saatnya nanti dia akan mengatakan lamarlah aku van Adam……Namun masalah nama belakang keluarga bisa juga tidak penting contohnya saya, Nabi Adam A:S. dan Nabi Muhammad SAW..

    • Wah..bang Abai lebih mantap lagi..Angkat tangan deh..hahahah..kocak banget neh. Iya bang, kalau Nabi Adam kan ga ada bin nya, kalau nama Arab biasanya kan ada bin (alias anaknya si Anu)..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s