Berita dari Praha _ Republik Ceko

“Besides, the city of Prague is wonderful, that beautiful that this city alone would already prove
of value for a longer journey.” Albert Einstein

Kalau Praha adalah seorang perempuan, saya sudah lama ingin mengatakan cinta kepadanya. Sudah lama sekali saya jatuh cinta dengan kota ini. Mengunjungi Praha membuat saya harus merelakan  tangan ini mencoret list impian yang telah ditulis di selembar kertas putih. Ada sesuatu yang menarik dari negara ini selain kota klasiknya dan beberapa gosip dari forum yang saya ikuti di dunia maya. Sudah lama saya juga terhipnotis dengan kecantikan dan keeksotisan kota Prague/Prag atau orang Ceko biasa menyebutnya Praha. Sesederhana penampilan gadis-gadis pirang Ceko. Mungkin anda masih ingat film James Bond 007 ” Quantum of Solace” yang mengambil setting di kota Praha dan barangkali itu salah satu film James Bond yang paling menarik dalam rentang waktu kehidupan saya. Atau mungkin anda pernah melihat video klip Numb dari band Linkin Park dan lokasi syutingnya juga mengambil tempat di salah satu kampus  terbaik di Ceko dan Eropa dan diatas Charles Bridge tepat di jantung kota Praha. Konon Charles Bridge yang telah berumur lebih dari 650 tahun ini telah melewati berbagai macam bencana di Ceko. Mulai dari Perang dunia sampai banjir besar yang hampir meruntuhkan jembatan ini.

Membeli tiket pergi ke Praha tanpa tahu kapan balik lagi ke Jerman adalah sebuah keputusan belum final, mau berapa hari di Praha atau mau keluyuran lagi ke kota lain di Eropa timur. Seperti biasa pada Winter kali ini banyak ditawarkan tiket murah di beberapa Low cost airline seperti RyanAir, Wizz Air, Easy Jet dll yang menghubungkan beberapa kota-kota penting yang menjadi objek wisata di Eropa. Alasannya cuma satu mengapa banyak tiket murah ke kota-kota Eropa Timur yaitu, ketika musim dingin di Eropa Timur, dinginnya itu sampai menusuk tulang. Temperatur standar di titik belasan Celcius dibawah Nol.

diatas Charles Bridge

Kebetulan pada kesempatan kali ini saya menggunakan jasa penerbangan Wizz Air dari Eindhoven (Belanda) ke Praha (Ceko). Dan sepertinya Wizz Air (http://wizzair.com/?language=EN) memang fokus untuk penerbangan ke Eropa Timur. Airline murah Hungaria ini mengbungkan kota2 di Eropa barat ke Eropa timur dan negara-negara Balkan. Jika ingin menjajaki Polandia, Estonia, Latvia atau Hungaria tak ada salahnya menggunakan jasa penerbangan ini. Saya sangat beruntung sekali cuma mendapat tiket seharga 13 euro dari Eindhoven ke Praha dengan lama penerbangan 1 jam. Karena saya tinggal di Jerman di desa kedamaian Muelheim ad Ruhr, saya harus mengeluarkan biaya ekstra sebesar 10 euro tiket dari perbatasan Jerman ke Eindoven di Belanda. Perjalanan dari rumah sampai ke Eindhoven hanya menghabiskan 114 menit dengan kereta dan bus bandara.

Bandara Eindhoven memang agak sedikit jauh dari pusat kota. Dari Stasiun central Eindhoven ke bandara membutuhkan waktu 15 menit menggunakan bus. Bandara Eindhoven(http://wiki.worldflicks.org/eindhoven_airport_(iata:_ein,_icao:_eheh).html) memang bukan bandara besar. Bandara ini hanya untuk pesawat-pesawat kecil untuk penerbangan region eropa secara keseluruhan.

Background kota Praha

Setelah sampai di Praha Airport hal yang pertama kali dilakukan adalah menukar mata uang ke Koruna Ceko. Pada hari itu saya menukar uang di mesin automatis di airport, dan satu Euro = 21 Koruna. Sebaiknya menukarkan uang di Money Changer di Centrum Praha, karena harga yang ditawarkan bisa mencapai 24,5 Koruna untuk satu Euro. Membeli tiket harian adalah cara paling hemat untuk jalan-jalan di Praha. Tiket harian sebesar 120 Koruna yang dapat dibeli di mesin automatis di setiap statiun, toko penjual minuman dan rokok atau di tiket center di pusat kota.

Saya sangat beruntung sekali bisa menginap di sebuah keluarga Indonesia di daerah elit di kota Praha. Beliau suami istri yang sedang studi dan menjadi peneliti dan kemudian mengajar juga di TU Praha. Sudah hampir sewindu beliau tinggal, bekerja dan hidup di kota ini. Anak-anak mereka pun menjadi native speaker bahasa Ceko karena mereka mulai dari TK dan SD di Ceko. Alhamdulillah, waktu pertama kali sampai di Ceko dirumah mereka, makan malam ternyata sudah menanti sate Padang, Teri kentang balado, gulai telur…hehehe..Thanks  ni Mel dan bang Adrian🙂. I was feeling like home….:-). Saya kebetulan dapat penginapan gratis di rumah uni Melvi dan Bang Ardian. Bang Adrian Ulvan merupakan orang ke empat dari Asia (setelah Jepang, China dan India) yg diperbolehkan meninjau dan berdiskusi di Komunikasi Pertahanan Eropa di Spanyol yang tertutup dan sangat rahasia. Riset dan tesis doktoral beliau waktu itu berkaitan (dan mungkin dapat menyempurnakan) sistim komunikasi pertahanan yang sudah ada (kebanggaan dan dianggap sangat canggih oleh banyak negara di  Eropa).

Bicara tentang Univ di Ceko, Ceko memiliki Univ dan Teknik Univ yang penelitiannya telah mendunia. Sebut saja astronomi Johannes Kepler dan beberapa tokoh seperti Charles IV, Petr Parléř, Jan Hus, Wolfgang Amadeus Mozart, Franz Kafka,dan Albert Einsten (http://www.einstein-website.de/z_biography/prague.html), semuanya memiliki hubungan historis yang kuat dengan Praha. Orang Ceko memang tidak terlalu pintar untuk soal urusan mempromosikan sesuatu. Saya jarang dan tidak terlalu banyak melihat mahasiswa berambut hitam atau dari Asia secara keseluruhan yang kuliah di TU Prague. Padahal dengan tingkat ekonomi Asia yang makin membaik, mereka yang ingin mendapatkan pengalaman Internasional dan tingkat edukasi yang bagus  mungkin Ceko layak menjadi salah satu negara tujuan study. Jika ingin mengetahui tentang studi di Praha, silahkan cek di website berikut (http://www.studyineurope.eu/study-in-the-czech-republic dan http://www.prague-life.com/prague/charles-university). FYI, PPI Ceko yang berstatus mahasiswa saat ini cuma beranggotakan dibawah 10 orang, dan sebagian dari mereka juga adalah mahasiswa Erasmus Mundus yang harus pindah-pindah ke Universitas lain untuk menghabiskan satu semester disana.

Wenceslas Square (Václavské náměstí)

Kota Praha sendiri memiliki tiga jenis Metro atau Subway yang  membelah kota Praha ,A, B dan C . Beberapa halte bahkan lebih dalam dari pada halte U-bahn di Jerman. Kemudian masing-masing halte Metro dihubungkan oleh Tram atau Bus. Tidak salah kiranya bahwa Praha pernah juara 4 kali untuk Best Transportation in Europe. Transportasi memang sangat lancar dan bagus sekali di Praha. Bus Beroperasi 24 jam. Bahkan pada malam hari sekalipun bus masih tetap beroperasi dua kali setiap jam sampai jam 5.00. Praha memang hidup dari jasa Tourism olah karena itu pemerintah mereka tahu betul cara memanfaatkan momen ini. Menjual semua kecantikan Praha. Kota Praha merupakan salah satu Unesco World Heritage . Keunikan kota Praha mengilustrasikan perjalanan kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan politik di Eropa tengah dan timur dari abad pertengahan sampai saaat sekarang ini yang berlangsung hampir 1100 tahun.

Menjelajahi kota Praha bisa dihabiskan dalam waktu 2 hari ketika musim panas (Juni-Agustus) alias 35 jam matahari bersinar cerah. Bagian kota Praha bisa dibagi menjadi tiga bagian yaitu  the Old Town (Stare Město), the Lesser Town (Malá Strana) and the New Town (Nove Město). Kota ini juga dibelah oleh Vltava River yang mengalir indah diatas Karluv Most (Charles Bridge). Kalau belum memiliki foto di Karluv Most berarti belum sah ke Praha nya kata orang Praha waktu itu. Apalagi Bir Ceko yang terkenal (http://www.prazdroj.cz/en/). Sayangnya saya memang ga suka minum Bir.

Makan dan minum juga termasuk murah untuk kota padat turis di Eropa seperti Praha. Jika ingin lebih murah lagi, coba belanja di Supermarket Billa atau LIDL. Jika Ingin mencari inspirasi ke Praha dan kemudian butuh tempat merebahkan badan di waktu malam, mungkin bisa mencoba AO-Hostel (http://www.aohostels.com/en/prague/), termasuk murah dan professional untuk akomodasi. Sepertinya belum sah ke Praha kalau belum membeli sovenir apakah kristal Garnet  atau kristal Bohemia. Dan tentu saja perhiasan  khas Bohemia (http://www.swarovski.com/Web_DE/de/index) yang mungkin menambah sayang pasangan jika anda menghadiahinya😉 hehehehe.

Praha at Night

Menghabiskan empat hari di Praha dirasa sangat lebih dari cukup apalagi tinggal di rumah keluarga Indonesia. Lumayan banyak waktu untuk mengetahui seluk beluk Praha, objek wisata dan foto, kehidupan sosial di Praha dan sistem Transportasi mereka. Terlalu banyak bahan yang bisa ditulis jika ingat Praha. Sayang, semua memang tak bisa diungkapkan dengan kata diatas keybord ini. Praha memang cantik dan eksotis, tetapi ada hal lain yang membuatku ingin kembali ke kota ini. See you soon Praha…..Bersambung…

referensi dan guide: http://www.myczechrepublic.com/prague/sightseeing/

http://wiki.worldflicks.org

dan http://www.prague-spot.com/

28.02.2012 Muelheim ad Ruhr

dari kedamaian Sungai Ruhr dan Rhein..

Bayu van Adam

7 thoughts on “Berita dari Praha _ Republik Ceko

  1. Mau banget, bay. Tp summer tahun depan kali ya. Soalnya tahun ini blm bisa cuti. Tapi setahun, 2 thn, 5 thn, pokok e wanna there someday🙂

    Btw, summer dimana bulan apa, bay?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s