Hidup di Jerman – Summer 2011

Summer di Jerman pada tahun ini dimulai pada tanggal 27 Maret 2011. Di Eropa kita mengenal The Central European Summer Time (CEST). Ketika waktu CEST perbedaan waktu Indonesia bagian barat (WIB) dan Jerman adalah 5 jam. Misal di Indonesia jam 22.00, berarti di Jerman jam 17.00. CEST ini dimulai pada jam 2.00 CEST dini hari pada hari senin terakhir di bulan Maret dan berakhir pada jam 3.00 CEST hari senin terakhir di bulan Oktober. Ketika masuk Winter Time, maka perbedaan waktu Indonesia bagian barat (WIB) dan Jerman menjadi 6 jam. Di komputer atau alat komunikasi yang canggih biasanya akan dikenal dengan Daylight Saving Time .

Summer merupakan waktu paling sibuk perjalanan di Jerman. Menikmati temperatur yang nyaman, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Temperatur berada pada 20 C sampai 35 Celcius. Tetapi jangan samakan temperatur 30 C di Jerman dengan di Jakarta. Tingkat kelembabannya berbeda. Karena Jakarta dekat dengan laut, maka humidity (kelembaban udara) nya lebih tinggi dari kota2 daratan di Jerman, oleh karena itu ketika musim panas disini sering merasa kehausan.

Matahari bersinar selama lebih kurang 18.00 jam sehari ketika pada puncaknya. Terbit jam 4.00 dan tenggelam jam 22.00. Dan kebetulan tahun ini puasa tepat pada bulan Agustus. Bulan musim panas di Jerman adalah adalah Juni-Agustus. Bagi mahasiswa di Univ Duisburg Essen, awal Juli- akhir Agustus adalah bulan jadwal ujian, artinya selama musim panas harus konsentrasi penuh untuk ujian.

Summer di Jerman memang sangat menarik, banyak hal-hal yang berhubungan dengan alam ditawarkan disini. Bersepeda, piknik di taman, berenang di laut atau danau, berjemur di pantai, jogging atau berpetualang di dataran tinggi. Dengan memiliki waktu terang sekitar 17-18 jam sehari banyak aktifitas yang bisa dilakukakan diluar ruangan.  Langit-langit biru Jerman yang bebas polusi akan kelihatan cantiknya, untuk yang menyukai fotografi alam, merupakan surga untuk  pemotretan atau sekalian jadi modelnya😉. Pada summer ini juga banyak festifal outdoor dilaksanakan. Setiap kota di Jerman memiliki website tersendiri, bahkan untuk kota-kota kecil sekalipun. Ketika anda mengunjungi kota-kota di Jerman yang anda tidak tahu, tidak ada salahnya mengetik di Google nama kota tersebut dan dengan sendirinya akan keluar website kota tersebut. Website yang berwarna warni dan tidak kaku akan menambah rasa keingintahuan tentang kota tersebut.

Kota di Jerman dirancang sedimikian rupa mulai dari abad pertengahan sampai sekarang. Ciri-ciri kota di Jerman hampir sama, di depan Hauptbahnhof (statiun sentral) akan dijumpai Zentrum (pusat kota, pusat perbelanjaan, pusat hang out, pusat souvenir) dan sekitar 10 menit naik kendaraan maka akan menemui sebuah Universitas. Universitas di Jerman berjumlah hampir 370 buah. Dan hampir semuanya adalah Universitas negeri.

Summer ini saya kebetulan mencoret salah satu list impian saya yaitu bersepada dari Duisburg (Jerman) sampai Venlo (Belanda) sejauh 47 kilometer dan dari Muelheim ad Ruhr ke Duesseldorf sejauh 29 kilometer.

1. Duisburg – Venlo 47 km

Pada term pertama Duisburg – Venlo hanya diikuti 3 orang yaitu Joe, Bayu and Zee. Udara yang sejuk dan bersih, jalan sepeda yang khusus dan melihat pemandangan alam melewati desa-desa khas Jerman yang sebagian besar digunakan sebagai lahan pertanian dan peternakan.

Pertunjukan musik di tepi jalan di sebuah desa dalam perjalanan

Jalan sepeda terhubung lengkap dan hampir sempurna dari Duisburg – Venlo, oleh karena itu tidak ada istilah kesasar di Jerman. Ketika kesasarpun akan menemukan dengan mudah jalur yang benar melalui GPS di Handphone.  Kebetulan kami berangkat bertiga hari sabtu, olehkarena itu ketika dalam perjalanan sebagian supermarket masih buka dan biasanya seluruh toko2 di pusat kota ketika musim panas dibuka setiap sabtu dan sekali dalam sebulan pada hari minggu. Kalau kota-kota besar tujuan wisata di Jerman dan Belanda mungkin buka terus tiap hari.

Perbatasan Belanda dan Jerman dan toko Indonesia di Venlo

Perjalanan ini dimulai sekitar jam 9.00 pagi dan 5 jam kemudian sampai di statiun central Venlo. Setelah mengelilingi Venlo selama satu jam dan berbelanja di toko Indonesia di sana. Kami melanjutkan perjalanan pulang kembali dengan sepeda, tetapi hanya sampai perbatasan Jerman dengan Belanda, tepatnya di kota Viersen (Jerman). Dan perjalanan pulang dilanjutkan dengan naik kereta sampai ke Duisburg Hbf. Summer merupakan waktu yang sangat baik untuk menikmati jalan-jalan di Jerman. Sepanjang perjalanan akan banyak ditemukan orang-orang bersepada, baik yang tua maupun bersepada bersama keluarga.

Jalur sepeda menghubungkan Jerman dan Belanda

2. Muelheim ad Ruhr – Duesseldorf  29 km

Setelah anak-anak PPI Duisburg Essen selesai ujian, kami mengadakan touring sepeda lagi ke Dusseldorf. Kali ini jumlah peserta yang ikut sekitar 12 orang. Perjalanan dimulai jam 10.00 pagi dan hanya butuh 3 jam karena tidak terlalu sering berhenti di tengah jalan. Perjalanan ini melewati hutan-hutan di Duisburg dan desa-desa di Duisburg dan Duesseldorf. Setelah sampai di Dueeseldorf, maka jadwal utama adalah makan halbes haenchen (ayam bakar) ala Turki di tempat langganan anak2 PPI. Bekal-bekal minuman dan cemilan di bawa dari rumah karena hari minggu dan tidak ada toko yang buka.

Foto dulu sebelum berangkat

Rombongan anak2 PPI Duisburg Essen
trek sepeda ke arah Duesseldorf
trek sepeda ke arah Duesseldorf

sepeda dibeli di e-bay seharga 30 euro
Rumah di tepi danau Weddau - Duisburg
sebagian anggota yang narsis
berhenti sejenak di pertanian dan peternakan di desa di Duisburg
trek sepeda dan jalan santai sepanjang sungai Rhein Duesseldorf
Duesseldorf city

3. Grillen anak2 PPI Duisburg Essen

Grillen atau bakar -bakar sosis dan ayam telah menjadi barang wajib di kalangan anak2 PPI. Seperti tahun sebelumnya, grillenan kali ini dilaksanakan di tepi sungai Rhein di Duisburg. Dengan latar sungai Rhein yang bersih, dan rumput yang luas di tepi sungai, bisa untuk bermain bola dan bersepad santai. Biasanya kalau grillenan begini, tak jarang anggota PPI yang telah berkeluarga dan bekerja di Jerman juga ikut.

PPI Duisburg Essen in Summer 2011
main bola
slurrpp

Kami membawa bekal dari rumah,berupa sosis ayam atau sapi, ayamm yang telah dibumbui dan salad ataupun sayur2an. Minumannya seperti biasa, yang gampang ditemui di supermarket semisal es teh, aneka jus dan tahun ini ada es buah campuran apel, nanas, semangka, nangka, dll.

summer = happy

Grillenan tahun ini juga didahului oleh pengajian outdoor bagi yang muslim di lokasi kita grillenan. Alhamdulliah, kali ini dapat kesempatan menjadi yang menyampaikan ceramah, sharing dan diskusi ilmu pengetahuan islam selama 15 menit😉

beres2..

Summer dan grillenan tahun ini juga sebagai ajang perpisahan rekan dan bapak kami, pak Ihsan Hariadi yang telah kembali aktif ke ITB di Indonesia. Beliau telah menjadi teman diskusi kami selama bertahun-tahun di kalangan anak-anak PPI Duisburg Essen. Semoga sukses buat pak Ihsan di tanah air.

01.11.11 Muelheim ad Ruhr musim gugur..

Enjoy living, studying and doing sport between Ruhr and Rhein

Bayu van Adam

18 thoughts on “Hidup di Jerman – Summer 2011

    • Dear Mas Bayu,
      Saya dlm waktu dekat ini mo tugas ke jerman tepatnya di Langenzenn Munich bisa mas tolong informasikan biaya2 untuk makan dan jalan lewat kereta, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

      Rgds
      Agus Hidayat

  1. Keren, bay. Bikin pembaca ngayal pengen ke sana. Sering2 nih yg kyk gini. Gimana sih Jerman itu. Jangan lupa yang ke Praha kemarin tu. Penasaran🙂

  2. Mas Bayu, teeima kasih tuk blognya. Bermanfaat sekali. Insya Allah thn dpn brgkt ke flensburg, jerman. Kl blh tanya, brp kira2 biaya hdp di flensburg? Univ. Flensburg menawarkan security money untuk akomodasi, dan lsg reimburse bila aku dah tiba di jerman. Apakah itu uang utk asrama mhs di sana? Kira2 perlu dibayarkan/tidak. Seblumnya makasih banget.
    Salam

  3. kaka, web nya bagus nihh🙂 ka, mau tanya2 info dong biaya hidup + kuliah di jerman, aku kan kelas 3 skrg, pengen lanjut kuliah di jerman😀

  4. keren…apakah muslimah yg berjilbab boleh bljr di salah satu universitas di jerman?beritanya kan banyak diskriminasi dan penyiksaan bt yg berjilbab…tapi aku lihat ada teman ny mas yg pakai jilbab..jd tambah semangat pgn bljr di jerman stlh lihat artikel ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s