Cara mendaftar ke Universitas di Jerman

Memang terlihat begitu rumit dan mungkin sedikit membingungkan ketika ingin mendaftar ke sebuah Universitas atau Fachochschule di Jerman. Tidak seperti di Indonesia, ketika masuk sebuah perguruan tinggi ada jalur-jalur dan step yang telah umum di kenal secara luas seperti SNMPTN, PMDK atau mengikuti ujian langsung di Univ tersebut seperti ketika mengambil tingkat Master degree di bebebrapa Universitas.

Selanjutnya dalam tulisan ini Universitas dan Fachochschule di Jerman saya singkat dengan Uni dan FH. Saya tidak memiliki kualifikasi apapun ketika menulis tulisan ini, tulisan ini saya rangkum dari beberapa informasi yang telah saya baca dan pengalaman sendiri ketika mencoba masuk Uni di Jerman dan Inggris pada awal tahun 2009. Kalau rekan-rekan menanyakan tentang pengalaman beasiswa, cukup membaca tulisan saya sampai disini, karena saya tidak memiliki cukup pengalaman dalam mendapat beasiswa luar negri, tahun lalu saya pernah mendaftar beasiswa dan dinilai belum cukup layak untuk mendapatkannya. Pengalaman mendaftar di beberapa Uni di Inggris dan Jerman pada awal tahun 2009 yang membawa saya merasa harus membagi trik-trik ini walaupun secara umum belum bisa dikatakan lengkap dan detail. Pengalaman saya yaitu ketika di terima di dua Universitas terkemuka di Inggris dan satu Univ di Jerman pada tahun 2009.

Pada tulisan ini saya hanya akan memfokuskan tentang pendaftaran ke Uni atau FH di Jerman. Tak jarang saya beberapa kali menerima email secara langsung tentang prosedur mendaftar ke Uni dan FH di Jerman. Lebih baik saya membuat satu tulisan yang menjelaskan sedikit banyak tentang masalah tersebut dari pada mengulang-ulang menjawab pertanyaan yang sama. Dahulu guru terbaik saya yang menjelaskan semuanya tentu saja Om Google, beliau lah yang menuntun saya sehingga berada disini sekarang. Kalau saja Om Google adalah seseorang, tentu saja ketika bertemu dengan beliau saya akan mengucapkan terima kasih sekali atas informasi dan petunjuk yang di berikan selama ini.

Di postingan saya sebelumnya saya juga telah membahas tentang step-by step ke Jerman walaupun tidak di bahas secara detail. Hal-hal yang perlu di ketahui dan dipersiapkan ketika ingin mendaftar ke sebuh Univ atau FH di Jerman adalah :

1. Deadline applikasi : Deadline applikasi pendaftaran untuk masuk Uni dan FH berbeda satu sama lain. Uni biasanya memulai perkuliahan bulan April (summer semester) dan bulan Oktober (winter semester) . Sebagai contoh saya berikan link untuk Uni http://www.uni-due.de/international/en_deadlines.shtml dan link deadline pendaftaran untuk FH http://www.fh-duesseldorf.de:8080/english/d_prospectivestudents/info_1degreeseekings/a/c3.

2. Memilih jurusan : tak jarang hal ini juga menjadi pertimbangan atau keragu-raguan karena kita tidak tahu apakan jurusan yang di tuju tepat dengan pilihan kita. Hal pertama yang dilakukan adalah mencari informasi atau mendowload flyer yang ada pada web Uni atau FH tersebut, supaya kita tahu benar mata kuliah apa saja yang akan di ajarkan atau dalam bahasa apa saja mata kuliah tersebut di tawarkan. Seperti pada jurusan saya di Mech Engineering Uni Duisburg Essen. Study plan saya dapat dilihat sebagai berikut https://ti.uni-due.de/vdb/info.php?id=46&mode=studiengang. Untuk memilih Uni atau FH yang tepat mungkin link berikut bisa menjadi acuan http://www.young-germany.de/yg/degree-programs.html.

3. Syarat-syarat untuk mendaftar : setelah kita mendapatkan Uni atau FH yang cocok berikut jurusannya, maka langkah berikutnya adalah mengetahui syarat-syarat apa saja yang harus di persiapkan untuk melengkapi applikasi yang akan dikirimkan. Sebagai contoh bisa melihat di link berikut http://www.uni-due.de/ise/admission.shtml.

Yang paling penting adalah, download dan mengisi form applikasi , kemudian membuat format  CV standar eropa http://europass.cedefop.europa.eu/europass/home/hornav/Downloads/EuropassCV/CVTemplate.csp (dapat di download disini). Surat kemampuan berbahasa Inggris dan Jerman (jika diminta), jika bachelor tidak dilakukan dalam bahasa Inggris, maka kita perlu melampirkan sertifikat seperti IELTS atau TOEFL Internasional, berapa tinggi skor minimal dapat dilihat di web Uni atau FH masing-masing. Tak jarang juga beberapa Uni atau FH di Jerman meminta GMAT atau GRE juga (http://www.ets.org/). Surat rekomendasi dari 2 orang. Orang yang layak memberi surat rekomendasi kepada kita tentu saj orang yang kita  kenal dan mengetahui kemampuan kita secara akademik dan sosial. Jika baru lulus sarjana dan belum bekerja, maka orang yang paling layak tentu saja pembimbing skripsi kita dan dosen yang dekat dengan kita. Jika sedang bekerja maka boleh di katakan atasan kita yang berhak dan satu lagi dosen pembimbing kita ketika skripsi dahulu.

TestDAF di perlukan jika jurusan yang diambil dalam bahasa Jerman, maka sertifikat TestDAF sebagai syarat utama untuk mendaftar di Univ atau FH tersebut. Beberapa file perlu yang perlu di terjemahkan kedalam bahasa Inggris dan Jerman adalah Ijazah Sarjana, Ijazah SMA. Syarat itupun bisa berbeda-beda tiap Uni atau FH, tergantung dari sayarat apa saja yang di minta.

4. Setelah semua file lengkap maka langkah berikutnya adalah mengirimkan file bisa melalui POS atau sarana pengiriman lain. Menurut pengalaman saya dulu, sekarang beberapa Univ Jerman bisa melakukan pendaftaran melalui Online. Walaupun beberapa Univ atau FH masih meminta file lagi dalam bentuk kertas untuk dikirimkan. Hal tersebut tidak menjadi pengaruh apakah mendaftar secara Online atau secara manual dengan mengirim file-file tersebut. Tulisan ini jauh dari lengkap, mudah2an dalam minggu ini saya akan perbaharui step-stepnya setelah membaca lagi dan menganalisa lagi tulisan tentang ini. lagi pusing mau ujian euy..:-(

Sebeleum meninggalkan blog ini ada baiknya mendownlod link sangat penting berikut dalam file pdf.

12.06.2011 Muelheim ad Ruhr..12.50

Bersiap menuju Pemilu PPI Duisburg Essen 2011

salam dari tepian lembah sungai Ruhr yang damai dan penuh cinta..

Bayu van Adam

103 thoughts on “Cara mendaftar ke Universitas di Jerman

    • saya udah bikin tulisan tentang biaya hidup dll di Jerman untuk 2011.
      silahkan dicek disini mbak ratna..http://vanadam.wordpress.com/2011/08/15/biaya-hidup-di-jerman-2011/

      Kalau mengandalkan full dari kerja part time saya rasa agal sedikit sulit. Kecuali telah berpengalaman kerja di Indonesia dan menyelesaikan Bachelor di Indonesia.
      Minimal ada modal. Hidup di Jerman kalau tanpa beasiswa ibarat segitiga sama sisi. Harus seimbang antara Kerja, Belajar dan Tidur. Masalahnya nyari kerjaan kalau ga bisa bahasa Jerman susah banget.

  1. Kak Adam, saya mau tanya lagi, kalo mau daftar studienkolleg (kalo tau infonya)
    kita itu kirimnya ke studienkollegnya langsung, atau daftar ke Universitat, terus dapet zullasung, baru nanti universitat itu nujukk studienkolleg untuk kita? makasih :)

    • step stepnya..
      1. Ambil kursus bahasa Jerman di Indonesia (ambil ujian ZD (sertifikat deutsch) di Indonesia. Minimal harus belajar sampai tingkat B1 atau sekitar 500 jam)
      2. Apply studienkolleg dengan sertifikat ZD dan ijazah SMA
      3. Diterima di STK, kemudian belajar setahun di STK, kalau Lulus STK
      4. Apply Uni atau FH yang mau dituju.
      5. Setelah diterima di Uni atau FH
      6. Siap2 menghadapi kuliah dalam bahasa Jerman..
      7. Tekun dan rajin belajar biar lulus tepat waktu.

  2. Bang saya mau nanya nih lebih tepatnya sih memperjeles hehe
    Jadi kalo mau ke jerman kan harus les bahasa jerman dulu sampe level B1, berarti kita ikut les bahasa jermannya pas kita kelas 3 sma dong yaa?
    oh yaa masalahnya tes masuknya juga gimana ya? kita tes di Indo apa di jermannya? terus susah ga tesnya? apakah tesnya menggunakan bahasa jerman juga?
    Terimakasih sebelumnya yaa :))

    • Kursus bahas Jerman sesegera mungkin lebih baik. Jangan tunggu sampai kelas 3, bahasa Jerman sangat penting di Jerman.
      http://www.kemlu.go.id/berlin/Pages/TipsOrIndonesiaGlanceDisplay.aspx?IDP=1&l=id
      Tes masuk Univ di Jerman tergantung jurusan dan kampus juga.Kebanyakana ga ada tes masuk. Hanya mengirimkan applikasi saja ke Univ. Tesnya susah banggeettt kalau ga belajar, apalagi ga bisa bahasa Jerman. Kuliah di Jerman tentu ujian memakai bahasa Jerman, apalagi masih mau masuk bachelor.
      yup..sama2..

      • Baiklah kalo begitu bang hehe, oh iya kalo studienkolleg nya bagaimana yaa? kalo menurut yg saya dengar dari orang lain sih katanya ada yg gratis ama engga bang, kalo pengalaman abang tentang studienkolleg gimana?
        sama kalo dapet beasiswa tuh kita milih sendiri univnya apa dipilihin sama yg ngasih beasiswa?
        Makasih lagi yaa :))

      • Kalau studienkolleg di Indonesia harus bayar 60 juta sedangkan di Jerman tidak perlu bayar sebesar di Indonesia, paling cuma 3-6 juta.
        STK Indonesia : http://www.studienkolleg-indonesia.de/
        STK Jerman : http://www.studienkollegs.de/de/

        saya ga ikut Studienkolleg karena S1 saya di Indonesia. Beasiswa tergantung proses, nnati mau apply beasiswa dimana. Setipa beasiswa berbeda prosesnya masing2.
        Jadi alangkah baiknya masuk ke dalam website STK masing2 apakah Indonesia atau Jerman, kemudian jika ingin mendapatkan beasiswa masuk juga kedalam website beasiswa tersebut supaya infonya jadi lebih jelas dan akurat.

  3. bang mau tanya kalo di TU München gmn cara mendaftanya untuk ke universitas itu, terus jurusan yang saya mau ambil pake bhs jerman semua. jadi saya siapin skrg sebelum kesana apa dulu. danke

      • tuh sertifikat ya apa kursus di goethe institut atau ada yang lain???
        kalo ngambil master di jerman apa ada juga kayak seleksi2 kayak indo. terus sistem penerimaan ya juga seperti apa. danke

      • Goethe udah dirancang sesuai dengan standar jerman , makanya saya dulu pilih Goethe. Tergantung persayaratan dari Univ di Jerman apakah mereka minta ZD atau cuma A2 aja cukup. Tidak ada persayaratn yang valid dan sama semua Univ di Jerman. Beda jurusan bisa beda requirementnya untuk Enrollment.
        Di jerman kalau buat S2 cukup kirim dan lengkapi applikasi apakah via Online atau via Post.

    • Kalau mau ke TU Muenchen, cara mendaftarnya liat website ini http://www.international.tum.de/en/home/ disana akan dipandu step by step untuk mendaftar ke TUM.
      Kalau mau kuliah dalam bahasa Jerman, persiapkan kemampuan bahsa sedini mungkin. Investasi dalam pelajaran bahasa tidak akan rugi. Dan memiliki kemampuan bahsa yang bagus juga akan mempermudah kuliah dan kerja nantinya. Good luck

  4. ass bang ,nama saya ario,, mohon info nya ya bang,

    1.saat ini saya sudah S1 dari Kampus swasta di medan,,jurusan akuntansi, namanya STIE Nusa Bangsa,, menurut kampus nya terakreditasi,, apa bisa bang saya nyambung S2 Ke jerman dengan ijazah S1 STIE Nusa bangsa bang, karena kampus saya gak UNIVERSITAS cuma STIE(sekolah tinggi ilmu ekonomi ) aja ,,, trus gmn kalo kampus yg gak terakreditasi bg,,, bisa gak nyambng S2 disana

    2.apa benar mengambil jurusan ekonomi di jerman itu benar benar susah ya bang,,,,, kalo saya ngambil jurusan yg gak linier bisa gak bang,, misal jurusan bisnis,, gitu ( maksud saya bukan jurusan akuntansi)

    3.untuk ngelamar ke uni minimal ijazah bahasa jerman nya apa bang,,,? apa bisa ijazah A1 langsung ngelamar ke UNI, trus ngelamar nya dari indonesia atau dari jerman bang yg bagus nya

    4.ijazah bahasa jerman yg di perlukan apa aja tingatan nya bang … apa wajib A1.A2.B1. dll

    5.mana yang lebih bagus bang, ngelamar langsung ( APPly) ke universitas jerman dari indonesia langsung atau saya harus ikut sparachkurs dulu 3 bulan di jerman, setelah itu ngelamar ke uni langsung dari jerman

    6..kalo ke jerman sprach kurs/ ambil kursus bahasa jerman di jerman langsung 3 bulan berapa ya perbulan biaya nya, di kota mana yang terendah bayarnya. maksud saya tujuan ambil kursus /sprach kurs biar sis bisa sampek dulu ke jerman nya, yg rekomendasi surat dari tempat kursus nya

    7..trus klo pake uang sendiri kesana kan sekitar 100 juta ya bang , yg di blokir ke bank sana, trus apa bisa langsung di ambil 6 juta di bulan pertama tuk biaya hidup saya .

    8. jurusan apa yang cepat tamat yang bisa di sambi kerja partime bang ( maaf bang sbg bahan pertimbangan saja) karna saya takut jika kuliah nya terlalu susah kayak ekonomi tar ga tamat tamat sementara saya harus kerja partime hehe

    9.bagaimana cara mendapatkan sponsor org jerman langsung sbg pengganti uang 100 juta yg di tujukan ke konsulat untuk pengurusan visa bang,

    terima kasih ya bang,, mohon bantuannya ya bang..
    ario.

    • bukan hilang..cuma belum dijawab aja….karna pertanyaanya panjang, saya jawab akhir pekan..

      1. Mmmm…bisa saja, coba saja apply Univ di Jerman, kalau diterima berarti bisa. Ada juga kok dulu yang kuliah di luar negri S2 dari STIE .

      2. Susah ga nya kuliah tergantung kita, kalau kita rajin belajar bisa lulus kok..lagian kuliah ekonomi dimana letak susahnya?..kalau kuliah di Robotik dan Informatik baru bisa dikatakan susah..
      Kerja part time tergantung orangnya juga , pintar pintar bagi waktu dan mencari kerja tsb..semuanya tergantung masing2 pribadi di jerman..

      3. Untuk melamar ke Univ tergantung jurusan yang mau kamu ambil. Coba liat web Univ mana dan Jurusan mana yang kamu inginkan. Sudahkah mengecek hal tersebut?. Ngelamarnya dari Indonesia saja, kalau udah dapat LoA dari Univ baru apply visa buat ke Jerman, nanti di jerman bisa kursus bahasa lagi, biar ga buang buang uang dan waktu.

      4. Semua ijazah dan persayaratan tergantung jurusan yang kamu inginkan…

      5. semua kembali kepada keuangan, kalau uang bukan masalah boleh di jerman aja kursus bahasanya, walaupun belum tentu segera diterima di Univ.

      6. Perbulan biayanya minimal 500 euro- 650 euro…kota terendah biaya hidup di kota kota daerah jerman timur.

      7. iya, 8050 euro (100jt) , bisa diambil setelah sampai di jerman..

      8. Jurusan yang cepat tamat?….bingung.com …ga ada yang cepat tamat tanpa belajar dengan sungguh sungguh di jerman, walaupun jurusan paling mudah..
      kalau mental tidak kuat, sebaiknya dipikir pikir dulu ke jerman..

      9. sponsor buat apa?..ga ada hubungan konsulat dengan uang kita yang 100 jt. Uang itu punya kita pribadi, nanti setelah di jerman kita bisa ambil..
      nanti di jerman kalau pintar bisa apply beasiswa di Universitas..buat meringankan biaya hidup.

      yup..good luck..kamu harus rajin browsing di Internet mau masuk Univ apa dan Jurusan apa, karena hanya kamu sendiri yang tau mau kuliah di bidang apa.
      http://www.research-in-germany.de/main/research-areas/11972/social-sciences,page=Social_20Sciences.html

  5. salam semuanya..
    saya lulusan SMA tahun 2011,saya 1 tahun tidak kuliah..
    saya mau tanya…
    kalo mau kuliah di luar negri tpi buak ambil S2 atau dsb..
    saya baru mau masuk kuliah..
    saya mau tau tatacara daftarnya itu bagaimana ya??
    trims sebelumnya..

    • hallo maki…
      kalau mau ke Jerman bukan untuk kuliah, ga bisa.
      kalau mau kuliah bachelor disini baru bisa..
      saran saya, baca lagi artikel saya yang judulnya step by step ke jerman ya..

  6. Kalo aplikasihasrus bahasa jerman ya..kebetulan saya dapat fasilitas dari pemprov jabar untuk bisa aplikasi beasiswa di jerman..tapi kesulitannya cari prof yang mau jadi pembimbing/sponsor kita…punya tips cara mudah disetujui oleh prof…

    • maaf. kalau saya boleh tau mbak Linna mau ambil Mster atau PhD?..kalau master langsung kirim applikasi aja ke Univ, kalau PhD memang harus menghubungi prof dulu..

  7. kak saya lulu,mau nanya goethe itu kayak tempat kursus gitu?semacam EF gitu?terus nanti kalo ngurus segala keperluann ke jermannya sendiri?terus biayanya kalo boleh tau berapa ?

    • Hallo Lulu..Iya, Goethe itu lembaga kursus resmi bahasa jerman. Kalau ngurus ke jerman memang harus sendiri. Kalau biayanya tergantung urusannya, yang jelas syarat apply visa harus ada 8000 (96 juta rupiah) euro di tabungan kita.

    • Sama-sama..Kalau untuk S2 di jerman masih by course sebagian besar, jarang sekali S2 yang riset kalaupun ada bukan buat degree dan cuma short course saja yang riset tsb. Kalau mau riset di Jerman dimulai dari tingkat S3.

      • selepas sidang skripsi menju wisuda mrupakan masa2 terberat saya, punya mimpi dari SMA mau studi ke luar, tapi rupanya urusan dapur pun harus tetap ngebul,. jadi kerja dlu lah sambil lengkapin dokumen2,. kalo denger kata ema’ ” mau belajar juga butuh makan,” hmm.. memang mendapatkan pendidikan itu perlu perjuangan

  8. Mas, terima kasih, Blog anda sangat bermanfaat buat saya yang Galau mau studi ke jerman. Maaf saya mau mengajukan berbagai pertanyaan dan maaf jg yah kalau saya kelewatan gak menyimak (jgn2 yg saya tanyakan sudah pernah dibahas).
    Saya lulusan S1 farmasi + apoteker di salah satu univ swasta di jakarta (akreditasi A). Saya sekarang sedang meneruskan kuliah s2 di univ yang sama (setia bgt yach,,, hahha) S2 saya ambil Bisnis Farmasi (twining program). Niatan saya setelah lulus dan kerja 2 tahun (2015) saya mau ambil s3 di jerman. Saya mau ambil jurusan kosmetik Farmasi (atau kosmetik bahan alam). pertanyaan saya
    1. apakah bisa saya ambil s3 jurusan yg dimaksud? padahal s2 saya tidak bisnis farmasi? maksdnya kan kurang berkaitan.
    2. apakah saya ambil s2 saja yg berkaitan dengan farmasi kosmetik? berarti ijazah yg dipakai s1 dan apoteker saja ya? yg s2 bisnis farmasi tdk perlu?
    3. katanya untuk s3 butuh paper yg published internasional? saya ada, cuma tentang aktivitas antikanker (makin gak nyambung ya.. sama kosmetik2 an )bisa dipakai gak kira2?
    4. Apakah ada minimal requirement buat IPK? Ipk saya tidak cumlaude soalnya hehhe..
    5. Untuk cari kerja part time, maksudnya kerjanya yang sesuai bidang ilmu kita apa gimana ya? dan kebetulan saya berjilbab, apakah diskriminasi kental sekali disana buat cari kerja ?

    Segitu dulu deh mas nanyanya…. Terima kasih banyak yaaa… ditunggu loh jawabannya ^^

    • Planningnya udah bagus. Kerja dulu sebelum S3.
      1. Bisa saja, tergantung prof nya. S3 itu relatif bebas di jerman , asalkan ketemu dengan prof yang cocok dalam bidang keilmuan dll.
      2. Nnati coba tanyakan ke pada prof yang dituju dan jelaskan dengan ringkas . Saya pikir CV cukup menggambarkan semuanya. Tentang tujuan mengambil PhD juga harus jelas. Background pendidikan padahal udah cocok.
      3. Ya, jangan takut dulu. Coba saja. Saya ga percaya kalau ada artikel atau tulisan yang pakai “katanya”..hehehehe..
      4. Ga ada IPK minimal untuk PhD, asal sanggup dan tabah aja ya..
      5. Kerja part time ga masalah, tergantung pribadi dan usaha masing2. Jilbab juga ga masalah.

  9. Kak, sy ingin brrtnya.
    Sebentar lg saya wisuda S1 SKM(kesehatan masyarakat)
    Dan menginkan lanjut master di univ jerman. Untuk jurusan kesehatan kerja (occupational healthh) .

    Mungkin dari kak, bs memberikan saran yg tepat dan baik di univ mana dan kota sesuai dgn jurusan saya + dgn pertimbangan.
    1. Biaya perkuliahan saya. Ditanggung oleh pemerintah jerman 80%-100%
    2. Biaya hidup relatif lebih rendah dibanding ditmpt lainnya.

    Dan menurut pengalaman kak sendiri, brp total rupiah yg kita habiskan selama 2tahun – balik ke indonesia lg.?

    Apakah tidak ada beasiswa dari indonesia yg memberikan beasiswa untuk kehidupan dsna?

    Jika td kak sendiri mengatakan
    Biaya/bln € 500 / 6-7jtan. Brti selama 2thun(24bulan) = 100jtan+++
    Nah jika di kak kerja part time / full time dsna.
    Apakah biaya yg 6/7jtan tsb dpt membantu meminimalisir biaya blnan kita atau bahkan malah surplus(ada sisa uang yg bisa ditabung)

    Dan mengenai uang € 8090(sekitar 100jt++) itu merupak uang jaminan dari oorang tua dgn cara mendepositokan uang tsb di bank jerman dgn maksud dari pemerintah jerman merupakan uang jaminan selama di jerman.
    Nah, dari pengalaman kak, apakah uang jaminan tsb. Kak pernah menggunakannya? / dalam keadaan mendesak kak pergunakan..?

    Last question.. ..
    Dari pengalaman kak dan tman2 indo lainnya dsna.
    Ketika uang partime dapat menutupi biaya bulanan bahkan dapat menabung, apakah adda kemungkinannya uang jaminan yg di bank tidak tersentuh sama sekali. Sampai saat selesai study di jerman. Dan uang tsb msih utuh dibawa pulang.

    Thx kak, sukses buat studdynya ;)

    • Hallo stanley.

      Untuk Univ di jerman
      http://www.google.com/search?hl=de&tbo=d&q=occupational+health+univ+in+germany&oq=occupational+health+univ+in+germany&gs_l=serp.3…2998.5738.0.5999.16.15.0.0.0.0.218.1582.7j7j1.15.0…0.0…1c.1.jZrObzX-XKQ

      2 tahun bisa sampai 15.000 euro. Beasiswa dari Indonesia pasti ada, tergantung usaha masing2 aja. Sayangnya di sini kerja dibatasi. Saya sarankan, kalau memang mau hitung2an dalam soal uang untuk pendidikan ke Jerman. Susah ya, karena Jerman itu negara sosialis, jadi gajinya juga ga terlalu besar. Pas pasan deh buat mahasiswa. Kecuali dapat beasiswa dari Erasmus Mundus.
      Iya, uang yang 8090 didepositkan di Bank tsb dapat diambil algi di Jerman untuk biaya hiduo kita.
      Udah, nanti uang tsb bisa kita gunakan, karena tidak mungkin mendapatkan pekerjaan sesegera mungkin. Butuh adaptasi dulu dan lain lainnya.

      salam

  10. sorry mau nanya, saya masih bingung, gimana cara dapetin form pendaftaran studkol nya ya mas adam? soalnya kalo belom ada panggilan dari tempat studkol kan visa ga bakal keluar tuh?
    mohon bantuannya mas

    • wah..kalau jurusan2nya bisa pusing saya jelasinnya..intinya kamu mau jurusan apa..ketik aja di google..nanti google yang kasih link dan baca dengan teliti tentang jurusannya..di jerman ada ribuan jurusan..

    • Ga usah lanjut dulu ke Jerman kalau belum kelar S1 di Indonesia. Nanti bisa2 sampai di Jerman disuruh ulang Bachelor lagi karena di jerman tidak ada istilah D3. Kebanyakan kasus teman saya yang dulu seperti itu. D3 di Indonesia, mau lanjut S1 di jerman..eh, nympe di sini disuruh ulang dari Bachelor.

  11. kakak,saya masih kelas 2 smp tp udah ada niat melanjutkan studi S1 ke jerman,karena saya dengar belajar disana lebih murah dr di inggris atau usa,apakah benar?klo benar biaya kakak waktu dlu belajar berapa per semesternya? terus kita boleh kerja paruh waktu kan?thanks kakak.

    • Hallo putri..iya, biaya kuliah lebih murah tapi baiay hidup sama saja..
      Setelah kamu tamat SMA nanti tahun 2017 nilai mata uang sudah jauh berubah..sekarang belajar bahasa Inggris dan Jerman dulu yang rajin biar nanti gampang masuk Univ di Jerman ya..kalau kerja paruh waktu ga usah dipikirin sekarang. nanti aja..

  12. ass,, kak kalau universitas gratis gt tau infonya gak? saya mau baru selesai kuliah akhir thn 2012 lalu. saya rencana mau kjerman melanjutkan studi saya tp mau yg gratisan. hehe. udh ngajuin beasiswa tp belum dapet2 jg.

  13. kak,mw tanya,..saya ingin lanjut S1 di jerman,tp saya blum pernah dpt peljrn b.jerman,,1 tahun lg saya lulus d3,waktu 1 thun cukup gk kak untuk persiapan ke german?persipan yg harus saya siapkan selain bahasa apa saja kak?trus, FH mna yg harus di pilih?yg kira2 peluang diterima lebih besar..hehe

    • Oke. Kasusnya jelas. Kalau cuma tamatan D3 di Indonesia, sebaiknya jangan ke jerman dulu, selesaikan dulu S1 di Indonesia dan kemudian baru lanjut ke Jerman.
      Kalau tidak, nanti sampai di Jerman disuruh ulang dari awal lagi alias ambil Bachelor dari awal lagi.

  14. setelah saya baca koment di atas,ternyata harus lanjut S1 di indo ya kak?kl langsung di FH gk di akui tho kak?trus saya masih bingung denga maksut harus punya uang 100jt di tabungan, kl blm punya uang segitu brarti gk bisa kak?selain beasiswa lho ni kak.
    pertanyaan sebelumnya harap dijawab jg ya kak..hehe

  15. Saya punya impian untuk kuliah di luar negeri, dan kemarin setelah mengikuti training di perusahaan saya baru tau kalau biaya kuliah di jerman lebih murah dibandingkan yang lain ( karena setahu saya kalau kuliah di amerika dan australia sangat mahal , belum dengan biaya hidupnya ) sehingga hal ini memacu lagi impian dan cita cita saya untuk kuliah di luar negeri. Oleh karena itu apakah bang Adam bisa membantu saya untuk memberi petunjuk kampus/ universitas yang bisa saya masuki, saya berencana untuk melanjutkan S-2 Teknik Pertambangan, atau adakah bang Adam tau teman teman dari indonesia yang melanjutkan kuliah S-2 Teknik Pertambangan di jerman, mungkin saya bisa mencari informasi lebih lanjut mengenai kuliah S2 di sana.
    Semangat saya untuk kuliah di luar negeri ini karena mentor saya Pak Gery Kasih yang menyatakan bahwa Bermimpilah dan kejarlah impian itu, tidak ada yang tidak mungkin asalkan ada kemauan, dan saya ingin membuktikan ke beliau bahwa saya pun bisa.

    terimakasih sebelumnya, banyak maaf kalau ada kata yang salah

  16. Mas adam yang baik,,,, mau tanya ni,,, aku udh download form aplikasi untuk mendaftar di universitas d jerman,,, nah,, yg aku bingung,,, d kolom financing ad 3 pilihan,,biaya sndri,, orgtua atau beasiswa,,,, d msg”kolom ad nilai nominal yg hrs d isi dlm euro,,,, itu baiknya d isi brp ya???ap kita nnti hrus nunjukin bukti klw kita memang punya uang sejumlah trsbt????mohon d ksi pencerahan ni,,, mksii..

  17. halo mas, mau tanya..
    kalo lulusan d3 di jerman, mau kuliah s1 di jerman itu harus melalui studienkolleg dahulu, apa langsung daftar aja di universitasnya…
    thanks..

    • Hallo Evan,

      sebaiknya seelesaikan dulu S1 di Indonesia dan ambil S2 di Jerman nantinya. D3 ga diakui di Jerman, nanti bakalan disuruh ulang dariS1 lagi , berarti harus ikut studienkolleg dulu.

  18. kak adam aku mau tanya, kalo mau ngulang s1 lagi di jerman gimana, step apa yang harus ditempuh…karena aku lulusan SMK ga bisa dipake juga ijazah SMK ku disini…

  19. kang, mau tanya, kan td saya baca komentnya di atas kalau lulusan d3 gak bisa lanjut kan gara2 harus ngulang lg ntr dri bachelor kang. nah kan kalau d3 itu biasanya ke d4 kalau d4 apakah di jerman ada istilahnya setara dengan s1? atau saya harus mengambil s1 dan pindah alih dari diploma. bukankah ada sekolah tinggi juga kang di jerman? mohon bantuannya

    • Iya. Jangan deh coba2 kalau masih D3 ke Jerman. Di Jerman ga ada D4. Selesaikan dulu S1 di Indonesia, nanti baru ke jerman buat S2nya. Anda akan lebih mudah berurusan ketika sudah S1 di Indonesia.

  20. assalamualaikum salam kenal bg
    kisna mau tanya, kan sekarang lagi S1 jurusan fisika mipa d Pekanbaru kalo jurusan mipa d jerman apa namanya ya bg, trus d universitas apa aja bg? hehe :D
    danke

    • waalaikumsalam Kisna

      Iyam fisika memang sangat bagus di jerman. Kalau universitas banyak banget..coba ketik di google “physics in germany master degree”..pasti ketemu univeritas apa aja yang ada.

  21. mas adam kalau kuliah di jerman ada batasan umurnya ga? jadi kalau lulusan taun 2013 tp daftar buat lanjut kuliah disananya taun 2014 gitu bisa? soalnya aku mau les jerman dulu taun ini..

  22. Bro Adam,
    Kalau sya uda lulus S1 di Indo, dan mau kuliah lagi di Jerman dengan jurusan berbeda apa wajib S1 lagi di sana? atau bisa dengan penyetaraan saja?
    Sya lulus S1 uda dari 2008, karena uda 5 tahun apa tidak masalah lanjut studi lagi? maksud saya apa ada batasan jarak waktu (di Jerman) antara studi terakhir dengan next study yang ingin diambil?
    Untuk deposit di deutsche bank, apakah wajib? bisakah cukup dengan sponsor dari WN Jerman saja?
    Thx bro adam sebelumnya

    • Hallo reuben..
      mau ngulang lagi S1 di Jerman.?. ga syaang umur?..
      Kalau mau ngulang S1 lagi..ya wajib ikut studkol lagi..mulai dari awal lagi. ga ada namanya penyetaraan di jerman.

      ga ada batasan umur untuk kuliah di jerman. semua bisa kuliah. Iya, 8000 euro emang wajib buat apply visa. Kalau ada WN Jerman yang menanggung bisa kok, ga perlu ngeluarin 8000 euro tsb.

  23. Kalo seandainya kita ga bisa bahasa jerman gimana? Di Jerman jurusan buat ngambil kedokteran anak enaknya di Uni mna?? Makasih :)

    • Kalau ga bisa bahasa Jerman. Harus belajar bahasa Jerman darei sekarang. Yang enaknya di Universitas yang kamu rasa mampu buat lulus, dan kondisi kota dan Univ yang nyaman.

  24. halo mas adam saya daniel, ada rencana mau meölanjutkan kuliah di jerman cuma saya lulusan dari sekolah tinggi , apa setera dengan universitas, misalya STMIK ****** lalu untuk s2 disana berapa taun?
    Mengenai kemampuan apakah hapalan harus kuat?karena saya rasa memori untuk menghapal semakin berkurang hehee thx infonya

  25. Assalamualaikum
    Kak, sya sebentar lagi wisuda program studi pendidikan teknik mesin di unnes, saya tertarik lanjut master ke jerman.. Saya sama sekali tidak bisa berbahasa jerman, namun lumayan dalam berbahasa inggris, saya tertarik untuk master program ilmu kependidikan dan ilmu teknik.. Saya mohon saran kira2 universitas apa yg cocok dengan saya dan pengantranya memakai bahasa inggris

  26. Halo kak, saya kan lulusan 2 kurikulum SMA: UK A level sama kurikulum nasional. Kalau yang sudah saya cek di internet saya musti lulus DSH untuk bisa apply ke uni atau FH. Mungkin ga sih kak saya belajar bahasa dari nol di jerman? kalo yang media pengajarannya bahasa inggris biasa kena berapa? Bedanya sprachschule, volkshochschule sama studienkolleg itu apa ya kak? soalnya kan studienkolleg musti minimal sertifikat b1 :( makasih kak

    • Hallo Anggi..

      Kalau mau masuk Uni di Jerman wajib ikut Studienkolleg. Kecuali kelasnya bahasa Inggris seperti di Uni Duisburg. Tapi buat apa juga tinggal di Jerman kuliah bahasa Inggris, nanti pasti ada beberapa kuliah yang bahasa Jerman. Mungkin saja belajar bahasa Jerman adari nol dan pastinya buuth waktu.

      Sprachschule = tempat kursus bahasa Jerman
      Volkschule = tempat kursus bahasa jerman yang dikelola oleh pemerintah kota dan harganya lebih murah tapi hasilnya pas pasaan, karena kebanyakan yang kursus bukan student, melainkan orang2 asing yang datang ke jerman seumuran ibu2..

      studienkolleh = wajib ikujt kalau mau kuliah bachelor di jerman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s